Larapak
Ctrl K

File Konfigurasi Lingkungan (.env)

Setiap proyek Larapak menggunakan file .env di direktori utama (root) untuk menyimpan konfigurasi khusus mesin lokal atau server produksi tanpa membocorkan kredensial ke repository Git.

APP_NAME=web-ngapakin
APP_ENV=local
APP_KEY=rahasia-ngapakin-kunci-super-aman-2026
APP_DEBUG=bener
APP_URL=http://localhost:8000
APP_PORT=8000

DB_DRIVER=sqlite
DB_NAME=database.sqlite
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_USER=root
DB_PASS=

Daftar Variabel Kunci

1. APP_DEBUG

Mengontrol mode debugging aplikasi:

  • bener atau true: Mengaktifkan interactive Ignition debugger di peramban saat terjadi error tak tertangani. Tampilan debugger memperlihatkan nomor baris, file sumber, dan tumpukan eksekusi (stack trace).
  • salah atau false: Mode produksi aman. Sistem akan menampilkan halaman error 500 yang bersih dan menyembunyikan detail sensitif server.

2. DB_DRIVER

Menentukan driver database yang digunakan oleh model ORM:

  • sqlite: Database SQLite mandiri (secara otomatis dikonfigurasi menggunakan WAL Mode untuk performa konkurensi tinggi).
  • mysql: Relational database MySQL atau MariaDB.
  • postgres: Database PostgreSQL.
  • sqlserver: Microsoft SQL Server (MSSQL).
Peringatan Keamanan: Jangan pernah mengunggah file .env yang berisi kata sandi atau kunci enkripsi asli ke publik GitHub atau GitLab. Selalu gunakan .env.example sebagai referensi tim.